JEMBER – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember menerima kunjungan Tim Inspeksi Kesehatan Lingkungan Jasa Boga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember dalam rangka pelaksanaan inspeksi untuk pemenuhan syarat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) Dapur Sehat pada Lapas Jember, pada Rabu (01/04/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Sertifikat Laik Higiene Sanitasi yang sebelumnya telah dimiliki Lapas Jember akan segera berakhir masa berlakunya, sekaligus memastikan bahwa seluruh proses pengolahan makanan bagi warga binaan tetap memenuhi standar kesehatan dan kebersihan yang ditetapkan.
Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar proses inspeksi dapat berjalan objektif serta menghasilkan rekomendasi yang tepat guna mendukung penerbitan sertifikat tersebut.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap tim inspeksi dapat melakukan penilaian secara objektif dan memberikan rekomendasi yang tepat serta cepat, sehingga seluruh persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dapat segera terpenuhi. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjamin kualitas layanan, khususnya dalam penyediaan makanan yang sehat dan higienis bagi warga binaan,” ujar Kalapas.
Didampingi oleh Kasi Binadik dan Kasubsi Bimkeswat, Tim Inspeksi Dinas Kesehatan Kabupaten Jember melakukan pemeriksaan dengan cermat dan teliti guna mendapatkan penilaian serta rekomendasi yang benar-benar objektif.
Proses inspeksi diawali dengan pemeriksaan dokumen persyaratan dalam bentuk hard copy yang sebelumnya telah diinput melalui aplikasi Online Single Submission (OSS) sebagai bagian dari pengajuan SLHS. Selanjutnya, tim melakukan survei langsung terhadap sarana dan prasarana penunjang, termasuk kondisi dapur serta proses penyediaan makanan bagi warga binaan.
Sri Endah Wati selaku Ketua Tim Inspeksi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memastikan standar higiene sanitasi terpenuhi secara menyeluruh.
“Inspeksi ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh aspek, mulai dari administrasi hingga kondisi lapangan, telah memenuhi standar higiene sanitasi yang berlaku. Secara umum, pengelolaan makanan di Lapas Jember sudah berjalan dengan baik, namun tetap akan kami berikan evaluasi dan rekomendasi sebagai dasar dalam penerbitan sertifikat, sehingga kualitas layanan makanan di Lapas semakin terjamin,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan inspeksi ini, Lapas Jember terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi warga binaan melalui penyediaan makanan yang sehat, higienis, dan sesuai standar. (*)

